Koreksi, Data Negatif Tekan Bursa Asia

Koreksi, Data Negatif Tekan Bursa Asia

Jum'at, 15 Februari 2013 10:12:42 WIB

Monexnews -Bursa saham Asia terkoreksi di hari terakhir perdagangan pekan ini. Data Eropa dan kecemasan pasar menjelang pertemuan G20 turut membebani indeks. Mengawali perdagangan hari ini, bursa regional terlihat bergerak di kisaran negatif pasca rilis data tadi malam (14/02).

Sementara rilis data GDP Eropa menunjukkan angka yang mengecewakan, GDP turun 0.6% di kuartal ke empat, mencatat penurunan untuk kali ketiga dan menjadi mencatat penurunan terbesar dalam empat tahun. Data negatif diimbangi oleh data pekerja AS yang melampaui perkiraan pasar. Nilai tukar yen masih menjadi fokus utama pasar menjelang pertemuan G20 di Moscow akhir pekan ini. Hari ini dolar cenderung bergerak stabil terhadap yen di Y92.87 dibandingkan dengan Y92.86 kemarin malam di New York dan mencatat pelemahan sebesar 0.6%. Penguatan yen yang terjadi tadi malam menekan pergerakan indeks Jepang dengan Nikkei turun 0.9%.

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0.2%, sedikit berada di bawah level tinggi tahunan pekan ini. Musim earnings masih berlangsung di Sydney, dengan dua perusahaan besar turun pasca melaporkan earnings yang meleset dari ekspektasi. Perusahaan pertambangan terbesar Australia Rio Tinto turun 2.2% setelah perusahaan melaporkan penurunan laba. Bank terbesar ketiga Australia nberdasarkan nilai pasar, Australia & New Zealand Banking Group turun 0.7% setelah melaporkan penurunan laba kuartal pertama sebesar 20%. Penurunan terjadi akibat rendahnya investasi dan kondisi perekonomian Australia yang melemah. Kospi Korea Selatan turun 0.1%.

(din)


(din)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search