Kospi Manuver Rally Setelah Data China

Kospi Manuver Rally Setelah Data China

Senin, 15 Juli 2013 10:08:51 WIB

Monexnews - Indeks Kospi - Korea Selatan mendadak berubah positif dan bermanuver rebound di hari Senin (15/7) setelah sederet data penting China yang rilis hari ini muncul tidak seburuk perkiraan pasar dan terbilang masih cukup netral.

Kalangan investor di bursa Seoul langsung mengantisipasi positif kondisi tersebut, mengingat China daratan merupakan tujuan utama eksport Korea Selatan. GDP kuartal II China (y/y) menurun sesuai estimasi menjadi 7.5% dari kuartal sebelumnya setahun lalu pada level 7.7%. Namun GDP kuartal II (q/q) mengalami kenaikkan sebesar 1.7% dari kuartal pertama tahun ini yang tercatat 1.6% dan tipis di bawah estimasi 1.8%. Bahkan data penjualan ritel China (retails sales) mengalami kenaikkan di atas estimasi sebelumnya.

Menurut pihak NBS-China (National Burau of Statistics), tingkat penjualan ritel China melonjak sebesar 13.3% di bulan Juni dari bulan sebelumnya 12.9%, dan jauh di atas ekspektasi 12.9%. Nampak saham sektor industri berat yang paling sensitif terhadap data-data China tersebut. Di bursa, Nampak saham transportasi laut mengalami penguatan, seperti Korea Line rally 15 %. Sementara saham Daewoo Shipbuilding dan Doosan Engineering masing-masing melonjak sekitar 3 persen.

Selain itu, eksportir teknologi Korsel juga ikut berbalik rally. Terpantau Samsung Electronics dan LG Electronics masing-masing menguat sekitar 0.4 persen, setelah sebelumnya merosot hingga 1.7 persen di awal sesi. Indeks utama Kospi kini menguat +0.3% atau rally hingga +5.93 poin pada kisaran 1875.91. Sedangkan indeks Kospi fut juga ikut rebound hingga 0.51% atu 1.25 poin di kisaran 244.70.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search