Kospi Mencemaskan Ancaman Deflasi

Kospi Mencemaskan Ancaman Deflasi

Selasa, 02 Juni 2015 09:48:23 WIB

Monexnews - Indeks Korea Selatan melanjutkan pelemahan di hari Selasa (2/6) di tengah ketakutan ancaman deflasi di negara terbesar keempat Asia tersebut. Kemarin bursa Kospi tertekan penurunan 10,9% tingkat ekspornya di bulan Mei. Hari Selasa, biro statistik Korea Selatan melaporkan Indeks Harga Konsumen (CPI) Korea Selatan bertumbuh kurang dari 1% untuk enam bulan beruntun di bulan Mei. CPI Korea Selatan naik 0,5% pada bulan lalu dibandingkan setahun sebelumnya. Menurut Kementerian Keuangan CPI Korea Selatan masih mendapatkan tekanan rendahnya harga miyak mentah. Masih rendahnya laju inflasi Korea Selatan membuat pasar saham Negeri Ginseng ikut dalam tren pelemahan mayoritas bursa Asia.

Dari sektor korporat, saham-saham produsen otomotif menjadi beban utama dalam perdagangan Kospi. Saham Hyundai Motor dan Hyundai Mobis turun masing-masing 6,8% dan 7,3% setelah sebuah data menunjukkan penjualan otomotif Korea Selatan turun 4,2% di bulan Mei dibandingkan setahun yang lalu.

Pukul 9:45 WIB, indeks spot Kospi 11 turun 1,13% ke level 2078.63 disertai penurunan 0,97% indeks Kospi Futures di level 256.10. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search