Kospi Mencoba Untuk Optimis

Kospi Mencoba Untuk Optimis

Jum'at, 07 November 2014 07:39:08 WIB

Monexnews - Kospi terlihat coba mengurangi pelemahan setelah turunnya klaim pengangguran AS dan komitmen ECB's Draghi berhasil membuat investor tetap optimis dengan outlook perekonomian global. Klaim pengangguran AS berkurang menjadi 278.000 untuk minggu yang berakhir pada 1 November; ini merupakan level rendah 3 minggu dan berikan bukti tambahan atas tangguhnya perekonomian Paman Sam. Di lain pihak, Presiden ECB's Draghi menyatakan bank sentral siap memberikan lebih banyak stimulus jika diperlukan. Komentar ECB's Draghi tersebut membuat investor lebih yakin bahwa ECB masih membuka peluang untuk melakukan kebijakan Quantitative Easing jika kondisi ekonomi zona-euro memburuk dan ancaman deflasi meningkat.

Meski demikian, investor terlihat berhati-hati menjelang publikasi data tenaga kerja AS pada jam 20.30 WIB. Data non-farm payroll dan tingkat pengangguran akan mendapatkan perhatian karena dapat turut menentukan seberapa cepat

Federal Reserve akan menaikan suku bunganya pada tahun 2015. Fed's Yellen sebelumnya telah utarakan bahwa bank sentral dapat menaikan suku bunga lebih cepat jika perbaikan kondisi tenaga kerja AS lebih cepat dari antisipasi. (fr)

Investor juga akan mencermati nilai tukar won

Korea Selatan dan juga yen Jepang yang akan turut mempengaruhi daya saing eksportir Korea Selatan. Drastisnya pelemahan yen belakangan telah menimbulkan kecemasan akan berkurangnya daya saing eksportir Korea Selatan mengingat eksportir Korea Selatan bersaing ketat dengan eksportir Jepang untuk menjual produknya di luar negeri. Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, Wakil Menteri Keuangan Joo Hynng-hwan mengatakan pemerintah akan mengelola nilai tukar won sejalan dengan pergerakan nilai tukar yen. Kospi futures kini diperdagangkan 248.10; coba menjauhi level rendah harian 247.30 (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search