Kospi Tetap Waspada

Kospi Tetap Waspada

Kamis, 25 Juli 2013 07:31:01 WIB

Monexnews - Kospi catatkan pelemahan tipis seiring investor tetap cemaskan perlambatan ekonomi Cina dan outlook kebijakan Fed. Lemahnya aktivitas sektor manufaktur Cina membuat pasar khawatir dengan berlanjutnya perlambatan ekonomi terbesar No. 2 di dunia tersebut. Cina merupakan mitra dagang utama Korea Selatan sehingga lemahnya situasi ekonomi di Cina dapat berdampak buruk terhadap kinerja eksportir Korea Selatan. Di lain pihak, meningkatnya penjualan rumah dan aktivitas manufaktur AS membuat investor khawatir Fed akan memberikan sinyal pengurangan stimulus moneter ketika melangsungkan pertemuan minggu depan. Stimulus Federal Reserve merupakan salah satu penopang rally bursa saham global sehingga pengurangan stimulus juga berarti berkurangnya faktor penopang bursa saham. Kospi futures kini diperdagangkan 247.45; menjauhi level tinggi harian 247.95

Dari sisi korporasi, survei Reuters menunjukan Hyundai Motors, dan Posco diprediksi akan mengalami penurunan laba operasional untuk kuartal kedua. Produsen polysilicon, OCI Co Ltd., dan designer pembangkit listrik bertenaga nuklir Kepco melaporkan laba operasionalnya akan turun. LG Electronics memperkirakan kenaikan laba untuk kuartal ketiga akibat kuatnya penjualan smartphone. Meski demikian, penurunan indeks mungkin terbatas setelah data GDP Korea Selatan yang baru dirilis menunjukan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.4 di Asia tersebut. Ekonomi Korea Selatan mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 2,3% untuk kuartal kedua 2013; lebih baik dari prediksi 2% dan publikasi kuartal pertama 1,5%. (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search