Laporan GDP AS Dorong Indeks Dow Lampaui Level 18,000

Laporan GDP AS Dorong Indeks Dow Lampaui Level 18,000

Rabu, 24 Desember 2014 04:45:22 WIB

Monexnews - Indeks Dow Industrial pada hari Selasa ditutup di atas level 18,000 untuk pertama kalinya dan indeks S&P 500 mencatatkan rekor penutupan tertinggi yang ke 51 kalinya pada tahun ini, menggarisbawahi keyakinan dalam menguatnya ekonomi AS.

Penguatan pada bursa

saham relatif moderat, khususnya setelah kenaikan besar pada beberapa pekan yang lalu. Namun investor tampaknya sangat tersentuh oleh revisi pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang hasilnya lebih besar dari perkiraan yang menempatkan pertumbuhan pada periode tersebut di laju terbaiknya dalam 11 tahun.

Kinerja pasar saham dalam lima sesi perdagangan terakhir terlihat seperti Santa Claus rally, naik lebih dari 5% sejak level penutupan hari Selasa lalu. Indeks S&P 500 berada di jalur untuk berakhir dengan penguatan dua digit pada tahun ini, sementara indeks Dow di tahun 2014 menguat lebih moderat.

Pada hari Selasa, indeks S&P 500 mencatatkan rekor tertinggi di 2,086.75 dan di tutup naik 3.6 poin, atau 0.18% di 2,082.19. Saham-saham sektor energi dan material pimpin kenaikan indeks, sementara itu saham sektor perawatan kesehatan ditutup dengan kerugian 2.2%.

Indeks

Dow Jones Industrial Average menguat 64.73 poin, atau 0.36% menjadi 18,024.17, ditutup di rekor level tertinggi untuk yang ke 36 kalinya di tahun 2014. Sebanyak 25 dari 30 komponen berakhir lebih tinggi.

Suasana liburan tidak memperpanjang penguatan di dalam indeks teknologi Nasdaq Composite yang berakhir lebih rendah 16.00 poin, atau 0.3%, di 4,765.42, berkat aksi jual di saham-saham bioteknologi.

JJ Kinahan, kepala analis di TD Ameritrade, mengatakan bahwa laporan GDP yang kuat, yang naik sebesar 5% pada tingkat tahunan, begitu menakjubkan ketika investor melihat data masa lalu pada pemesanan barang tahan lama dan penjualan rumah baru yang kedua angkanya mengecewakan.

"Volume perdagangan sangat rendah, indeks volatiltas Vix turun dengan sangat signfikan, harga minyak tampaknya akan menjadi stabil, jadi tidak mengejutkan untuk melihat pasar sedikit lebih tinggi pada akhir tahun," tambahnya.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search