Mayoritas Bursa Asia Ditutup Menguat Dipengaruhi Saham di Wall Street

Mayoritas Bursa Asia Ditutup Menguat Dipengaruhi Saham di Wall Street

Kamis, 24 Januari 2019 16:58:56 WIB

Saham Asia sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Kamis karena laporan pendapatan perusahaan AS yang positif tahun lalu meyakinkan investor bahwa ekonomi terbesar di dunia berada di jalurnya. Data Jepang yang buruk untuk hari kedua berturut-turut membebani indeks Nikkei 225.

Indeks Shanghai Composite ditutup naik 0,41% dan Kospi Korea Selatan bertambah + 0,81% sementara Hang Seng Hong Kong mendaki + 0,42%. Dari Benua Australia, indeks S&P ASX ditambahkan 0,38% sementara indeks Nikkei 225 Jepang NIK turun 0,09% setelah survei pendahuluan menunjukkan manufaktur melambat pada Januari. Saham naik di Bursa Taiwan dan STI Singapura berakhir menguat 0,62%.

Di antara saham individu, saham pembuat kamera Nikon melonjak 6,71% di Tokyo sementara Fast Retailing dan Sony jatuh lebih dari 1%.

Sebelumnya, pendapatan kuartalan yang kuat oleh perusahaan besar seperti IBM, Proctor & Gamble dan United Technologies membantu sebagian besar indeks saham AS berakhir menguat pada Rabu. Tetapi para pedagang khawatir tentang laporan bahwa AS telah menolak tawaran oleh pejabat perdagangan China untuk bertemu di Washington minggu ini, mengutip kurangnya kemajuan dalam masalah-masalah seperti hak kekayaan intelektual.

Data manufaktur Jepang yang nyaris menunjukkan kontraksi menjadi sentimen negatif bagi bursa saham Jepang hari ini. Indeks pembelian manufaktur Jepang di bulan pertama 2019 berada di angka 50.0, di bawah estimasi 52.7 dan bulan Desember 52.6. Angka di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi atau peningkatan produksi, sementara di bawah 50 memperlihatkan adanya kontraksi atau penurunan produksi industri.

Sehari sebelumnya, data makroekonomi Jepang juga negatif dimana untuk pertama kalinya Jepang mengalami defisit neraca perdagangan di tahun lalu, dimana terakhir kali tercatat di tahun 2015.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search