Mayoritas Bursa Asia Ditutup Menguat Respons Peluang RBA Turunkan Bunga

Mayoritas Bursa Asia Ditutup Menguat Respons Peluang RBA Turunkan Bunga

Kamis, 07 Februari 2019 18:22:16 WIB

Bursa Saham Asia sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Kamis di tengah berita bahwa Reserve Bank of Australia dapat memangkas suku bunga, mendorong harapan bahwa bank sentral lain berpotensi melakukan hal serupa guna merangsang pertumbuhan ekonomi yang sedang melambat sebagai dampak perang perdagangan AS-China. Pasar saham di China, Hong Kong dan Taiwan masih ditutup karena Libur Tahun Baru Imlek.

Philip Lowe, gubernur bank sentral Australia, mengatakan dalam pidatonya pada hari Rabu bahwa suku bunga yang lebih rendah "mungkin pantas pada titik tertentu" jika tingkat pengangguran negara itu terus meningkat dan target inflasi tidak tercapai.

Bank sentral mempertahankan suku bunga resmi pada rekor rendah 1,5% awal pekan ini. Tetapi ia menurunkan perkiraan pertumbuhan 2019 untuk Australia menjadi sekitar 3% dari 3,5%.

"Dalam mengadopsi sikap yang lebih seimbang, RBA telah membuka pintu bagi penurunan suku bunga jika peningkatan risiko global dan kekuatan pasar perumahan yang lebih lemah menurunkan peringkat pertumbuhan optimis atau inflasi," kata ahli strategi Riset Grup DBS, Philip Wee dan Duncan Tan. dalam komentar.

Ketika biaya pinjaman dibuat lebih murah, peningkatan pengeluaran oleh bisnis dan konsumen dapat memberikan dorongan ekonomi. Bank-bank sentral di Filipina, India, dan Inggris akan bertemu hari ini, tetapi mereka diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.

S&P ASX 200 Australia, mengalami rebound 1,1% pada hari Kamis. Indeks Strait Times (STI) Bursa Singapura bertambah 0,50 persen atau 16 poin ke 3.200. Bursa Kuala Lumpur mendaki 0,58 persen atau 9,78 ke level 1.693. Hanya Nikkei yang ditutup melemah 0,59 persen, atau 122,78 poin, pada 20.751,28 mengikuti melemahnya indeks di Wall Street semalam.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search