Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Panasnya Perang Dagang AS-China

Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Panasnya Perang Dagang AS-China

Jum'at, 23 November 2018 11:55:03 WIB

Mayoritas bursa saham utama kawasan Asia dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini dengan penguatan hanya pada bursa Australia. Sentimen seputar perang dagang AS-China masih menekan aset berisiko seperti saham.

Indeks komposit Shanghai melemah 1,63 persen senilai 43 poin ke 2602, Hang Seng menurun 0,30 persen 78 poin ke 25941 Kospi Korea terpangkas 0,59 persen. Hanya ASX bursa Australia bertambah 0,50 persen setara 27 poin ke 5719. Sementara itu, bursa saham Jepang diliburkan seiring dengan peringatan Thanksgiving.

Perang Dagang AS-China yang kian panas menyita perhatian investor. Pada hari Selasa (20/11/2018), United States Trade Representative (USTR) mengatakan bahwa China tetap tidak mengikuti kemauan AS utntuk mengubah praktik-praktik tidak adil di bidang kekayaan intelektual dan transfer teknologi yang menjadi salah satu alasan AS membebankan bea masuk baru bagi importasi produk-produk asal China.

Tinjauan baru ini menunjukkan bahwa China belum secara fundamental merubah praktik-praktik yang tidak adil, tidak beralasan, dan menganggu keseimbangan pasar yang merupakan inti dari laporan pada Maret 2018 mengenai investigasi "Section 301"." Tulis USTR dalam pernyataannya.

China merespons negatif pernyataan USTR tersebut. Gao Feng, Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, menegaskan bahwa tuduhan AS sama sekali tidak berdasar.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search