Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Penurunan Outlook Pertumbuhan Global

Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Penurunan Outlook Pertumbuhan Global

Kamis, 07 Maret 2019 11:56:44 WIB

Sebagian besar saham Asia turun pada Kamis pagi karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global meluas setelah Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global 2019 menjadi 3,3% dari 3,5%.

Selain itu ada juga berita positif yang berpotensi menopang pasar aset berisiko yaitu peluang kesepakatan perdagangan China-A.S.

Indeks Shanghai turun diikuti Shenzhen dan Hang Seng Hong Kong. Indeks Bursa Korea dan Jepang berada di zona merah sedangkan Australia di zona hijau.

Semalam di A.S., sebagian besar indeks utama jatuh. Dow Jones Industrial Average turun 0,52% dan S&P 500 turun 0,65%. Nasdaq Tech-berat kehilangan 0,93%.

Nikkei 225 melemah 0,83 persen, ke 21,416.93 diikuti Hang Seng terkoreksi 0,46 persen ke 28,904.34 sementara Shanghai menurun tipis 0,02 persen ke 3,101.60.

Investor sedang menunggu hasil akhir dari negosiasi perdagangan antara AS dan China. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu bahwa Presiden AS Donald Trump mendorong negosiator AS untuk segera menutup kesepakatan perdagangan Sino-AS,

Pasar saham A.S. memulai tahun dengan reli yang kuat didorong oleh harapan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Bloomberg mengutip sumber-sumber yang mengatakan bahwa Trump telah memperhatikan kenaikan pasar setelah setiap kemajuan pembicaraan dan khawatir bahwa kurangnya kesepakatan akan mengirim saham turun.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search