Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Tensi Perang Dagang AS-China

Mayoritas Bursa Asia Melemah Tertekan Tensi Perang Dagang AS-China

Kamis, 03 Mei 2018 16:07:54 WIB

Bursa Saham Asia bergerak variatif dengan mayoritas melemah pada Kamis (3/5/2018) di tengah harapan tipis terhadap kemajuan dalam pembicaraan perdagangan China-AS, sementara dollar AS berkonsolidasi setelah Federal Reserve menegaskan kembali prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Berita terbaru seputar hubungan dagang AS-China yang memburuk datang dari rencana pemerintahan Trump membatasi perusahaan China untuk menjual peralatan telekomunikasi di Amerika Serikat.

Sementara China membatalkan pembelian 62.690 metrik ton kedelai AS dalam dua minggu yang berakhir 19 April, demikian data Bloomberg yang mengutip data USDA untuk tahun pemasaran saat ini.

Pembicaraan antara Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Wakil Perdana Menteri China Liu He akan dimulai Kamis malam nanti.

Namun, pasar tidak yakin ada sebuah terobosan dari kebuntuan hubungan dagang AS-China yang saling mengancam mengenakan tarif impor untuk barang asal kedua negara, terutama karena Kedutaan Besar AS mengatakan delegasi mereka akan berangkat secepatnya pada Jumat malam.

Indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang sempat turun 0,5% untuk kemudian berakhir stagnan di 566.68, sementara saham Korea Selatan berkurang 0,73% atau 18.36.

Hang Seng melemah 1.34% atau 410.51 poin. Indeks saham blue chip China menguat 0,78% atau 29 poin setelah sebelumnya di awal perdagangan melemah tidak jauh dari level terendah delapan bulan pada bulan April. Nikkei Jepang ditutup untuk liburan, sementara E-Mini futures untuk S & P 500 hampir tidak beranjak.

Wall Street telah goyah pada hari Rabu karena ancaman pembatasan AS pada perusahaan telekomunikasi Cina memicu kekhawatiran investor tentang memburuknya hubungan perdagangan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search