Mayoritas Bursa Asia Menguat Didukung Harapan Pembicaraan Dagang AS-China

Mayoritas Bursa Asia Menguat Didukung Harapan Pembicaraan Dagang AS-China

Senin, 20 Agustus 2018 15:33:16 WIB

Sebagian besar pasar saham Asia ditutup menguat kecuali bursa Jepang pada Senin. Investor menunggu perkembangan pembicaraan perdagangan China-AS dan yuan China bangkit dari posisi terendah.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang ditutup naik 0,98 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 1.41 persen disusul indeks bursa Shanghai berakhir lebih tinggi 1.11 persen dan Shenzen mendaki 0.60 persen. Demikian pula Kospi Korea yang menguat 0.03 persen. Namun Nikkei Jepang melemah 0.32 persen.

Yuan mencapai level tertinggi dalam seminggu di 6,8450 per dolar karena Beijing bertindak untuk mencegah mata uang ini melemah lebih lanjut menembus level psikologis 7,0000.

Investor juga didorong oleh berita China dan Amerika Serikat akan mengadakan pembicaraan perdagangan tingkat rendah bulan ini, menawarkan harapan bahwa mereka mungkin menyelesaikan perang tarif yang meningkat.

Laporan menyebutkan pembicaraan di Washington akan berlangsung pada 21 dan 22 Agustus, tepat sebelum tarif AS pada barang asal China senilai $ 16 miliar berlaku.

Kantor Perwakilan Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat rapat dengar pendapat mengenai rencana tarif pada barang-barang Cina senilai $ 200 miliar diperpanjang menjadi enam hari dari tiga hari yang direncanakan sebelumnya karena permintaan yang luar biasa dari perusahaan untuk memberi masukan sebelum tarif diberlakukan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search