Meski Hang Seng Rally, Sektor Minyak Membebani

Meski Hang Seng Rally, Sektor Minyak Membebani

Rabu, 15 Oktober 2014 09:45:00 WIB

Monexnews -

Setelah sesi kemarin berakhir melemah tipis, hari ini bursa Hong Kong bangkit kembali dengan meraih penguatan berkat raly saham-saham berbasis perbankan (Rabu, 15/10).

Namun demikian penguatan indeks utama Hang Seng nampak kurang optimal lantaran masih terbebani oleh aksi jual dari kalangan investor di sektor produsen minyak menyusul anjloknya harga minyak internasional.

Sementara data inflasi China yang melambat yang di rilis pagi ini, juga turut memberikan efek pesimis bagi kalangan investor terhadap prospek pertumbuhan di tanah China daratan.

Di lantai bursa nampak saham Industrial and Commercial Bank of China Ltd. menguat 0.8%, sedangkan saham China Construction Bank Corporation dan China Minsheng Banking Corp., keduanya naik 0.7%.

Selain itu, saham Bank of China Ltd. tercatat (+0.6%), Tencent Holdings rebound 1.3% setelah mengalami koreksi selama 6 hari beruntun, dan saham produsen PC China - Lenovo Group Ltd. juga turut rally 1.7%.

Namun demikian, saham saham berbasis energi hari ini terpuruk sehingga menjadi penghambat atas laju penguatan Hang Seng. Setidaknya saham dari produsen minyak dan gas terbesar China - PetroChina Co. Ltd., tumbang hingga 2.5%, saham CNOOC Ltd. tercatat (-1.4%), dan China Petroleum & Chemical Corporation atau dikenal dengan sebutan Sinopec, sahamnya jatuh (-0.6%).

Sedangkan indeks utama Hang Seng tercatat menguat +0.24% dan meraih gain sebanyak +56.35 poin pada kisaran area 23104.32.
(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search