Nikkei Menguat di Tengah Pelemahan Yen

Nikkei Menguat di Tengah Pelemahan Yen

Senin, 12 November 2018 14:24:40 WIB

Indeks Nikkei Jepang ditutup menguat tipis pada perdagangan awal pekan, Senin (12/11/2018), di tengah pelemahan yen Jepang.

Pasar melihat prospek kenaikan bunga Federal Reserve masih besar di Desember nanti. Saat pembukaan perdagangan sesi Asia, USDJPY terus menguat. Melemahnya yen memicu saham-saham eksportir karena lemahnya yen akan meningkatkan volume ekspor.

Dampak hasil Pemilu Sela AS sempat dirasakan di awal perdagangan. Nikkei dibuka di zona merah, selain karena faktor politik Amerika juga karena indikator ekonomi di China memperlihatkan adanya perlambatan di ekonomi terbesar kedua dunia yang akan berdampak pada perlambatan ekonomi global.

Data indeks harga produsen China yang dirilis Jumat lalu menunjukkan adanya kenaikan hanya 3,3 persen selama Oktober, sama dengan estimasi namun lebih lambat dari kenaikan September.

Pertumbuhan inflasi produsen di Cina menghidupkan kembali kekhawatiran pertumbuhan global. Inflasi pabrik China yang melambat pada Jumat membebani ekuitas global dan komoditas.

Analis mengatakan aktivitas manufaktur di China diperkirakan akan surut lebih lanjut, dan pada akhirnya akan menekan harga di pasar komoditas dan akan terus membebani prospek pertumbuhan global.

Nikkei 225 ditutup naik 0.09 persen atau 19.63 poin ditutup di 22269.88, namun indeks Topix yang lebih luas ditutup turun 0.06 persen atau 1.03 poin di 1,671.95.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search