Pasar Asia Ambruk Akibat Pesimisme Global

Pasar Asia Ambruk Akibat Pesimisme Global

Senin, 27 Januari 2014 11:44:48 WIB

Monexnews - Mengawali pekan ini (Senin, 27/01) mayoritas lantai bursa Asia terkoreksi tajam terutama akibat merebaknya kekhawatiran investor terhadap pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat serta ketakutan terhadap gejolak kredit macet di negeri China.

Pesimisme investor mencuat akibat ambruknya pasar global di hari Jumat lalu ketika mata uang di sejumlah pasar negara berkembang Asia termasuk Turki dan Argentina terkoreksi lemah secara tajam. Selain itu, ketiga indeks utama AS juga ditutup merosot rata-rata 2 persen sedangkan indeks pan-Eropa juga berakhir dengan kepterpurukan hingga 2 persen.

Jatuhnya pasar dunia terutama sebagai akibat spekulasi terhadap Federal Reserve AS yang akan mengurangi stimulus-nya pada pertemuan pekan ini. Ekspektasi tersebut semakin kuat setelah survei Bloomberg atas sejumlah ekonom menyebutkan, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) diprediksi akan memutuskan pembelian aset bulanan sehingga akan berkurang lagi sebesar US$ 10 miliar. FOMC meeting ini sedianya akan digelar 28-29 Januari 2014.

Sementara, laporan Forbes yang menyebutkan bahwa Bank Rakyat China telah menghentikan aktivitas transfer dana bank menjelang liburan Tahun Baru Imlek, turut memicu kekhawatiran bahwa negeri China kini tengah menghadapi krisis likuiditas nasional.

Tercatat indeks utama

Nikkei (N225) terkoreksi (-2.18%) atau (-335.29) poin pada 15060.59, sedangkan indeks Kospi (KS11) Korea Selatan anjlok (-1.50%) atau (-29.10) poin pada 1911.46. Sementara indeks utama Hang Seng (.HSI) tercatat merosot (-2.06%) atau (-462.41) poin pada 21987.65, dan indeks Shanghai komposit China tergerus (-0.69%) atau (-14.10) poin pada kisaran 2040.30.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search