Pemberian Sanksi Terhadap Rusia Lemahkan Wall Street

Pemberian Sanksi Terhadap Rusia Lemahkan Wall Street

Rabu, 30 Juli 2014 06:39:40 WIB

Monexnews - Bursa saham AS melemah pada hari Selasa, menyeren Dow Jones turun dari level 17.000 akibat kekhawatiran akan gejolak geopolitik mengimbangi laporan earning perusahaan yang solid termasuk dari Merck & Co. Presiden Barack Obama mengatakan AS akan menambah sanksi untuk Rusia dalam dua pekan kedepan yang membidik sektor energi, pertahanan dan finansial akibat Rusia dikatakan terus mendukung kelompok separatis di Ukraina, dan menurunkan pasukan di perbatasan Ukraina. Pernyataan Obama tersebut mengikuti pemerintah Uni Eropa sebelumnya yang memberikan sanksi kepada sektor finansial dan teknologi Rusia. Saham Merck menguat melaporkan laba pada kuartal kedua lebih baik dari estimasi analis. Perusahaan farmasi tersebut melaporkan laba sebesar $2,03 miliar atau 68 sen per lembar saham, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesat $906 juta atau 30 sen perlembar saham. Sementara Pfizer Inc., perusahaan farmasi terbesar di AS juga melaporkan laba di atas estimasi analis. Pfizer melaporkan laba sebesar $2,91 miliar atau 45 sen per lembar saham. Dari data ekonomi, Conference Board melaporkan indeks tingkat kepercayaan konsumen melonjak menjadi 90,9 di bulan Juli dari bulan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 86,4. Angka indeks di bulan Juli tersebut menjadi yang tertinggi sejak bulan Oktober 2007. Konsumen merasa lebih optimis karena peningkatan kondisi perekonomian dan kenaikan pesat pada pasar tenaga kerja. Setelah menguat 74 poin, Dow Jones harus melemah 0,4% menjadi 16912,11, S&P 500 turun 0,45% menjadi 1969,95, dan Nasdaq flat pada level 4442,70. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search