Perdagangan Terakhir Mei, Wall Street Melemah

Perdagangan Terakhir Mei, Wall Street Melemah

Jum'at, 29 Mei 2015 22:46:28 WIB

Monexnews - Bursa saham AS melemah di perdagangan terakhir bulan Mei, beberapa data ekonomi yang dirilis dari AS serta semakin dekatnya batas pembayaran hutang Yunani menjadi faktor penggerak bursa.

Departemen Perdagangan AS melaporkan produk domestik bruto kuartal pertama pengukuran kedua sebesar -0,7%, dibadingkan pengukuran pertama 0,2%. Belanja konsumen di kuartal pertama naik 1,8%, kenaikan tersebut dibawah rata-rata 2,4% sejak tahun 2010. Belanja konsumen merupakan faktor krusial bagi ekonomi AS, jika tidak menunjukkan peningkatan kemungkinan besar laju pertumbuhan ekonomi AS belum akan berakselerasi, apalagi ekonomi AS menghadapai tantangan dari penguatan nilai tukar dollar, dan melambatnya investasi dunia usaha. Belanja konsumen berkontribusi sampai 70% terhadap aktivitas ekonomi AS.

Selain itu, aktivitas manufaktur wilayah Chicago turun menjadi 46,2 di bulan Mei, dari bulan April sebesar 52,3. Sementara sentimen konsumen AS menunjukkan angka 90,7 di bulan Mei, menjadi yang terendah sejak bulan November.

Pemerintah Yunani mengatakan berharap akan mencapai kesepakatan dengan krediturnya di hari Minggu. Namun beberapa pejabat Eropa membantah hal tersebut, dan Christine Lagarde, Managing Director International Monetary Fund, mengatakan pembicaraan dengan Yunani kemungkinan akan gagal, dan Yunani kemungkinan akan mengalami default.

Indeks Dow Jones melemah 0,63% menjadi 18012,14; S&P 500 turun 0,50% menjadi 5110,46; dan Nasdaq kehilangan 0,45% menjadi 5075,02. (pap/Monex)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search