Profit-Taking Warnai Nikkei

Profit-Taking Warnai Nikkei

Jum'at, 27 September 2013 07:07:19 WIB

Monexnews - Nikkei mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring munculnya aksi profit-taking pasca rally kencang kemarin. Investor juga terlihat cemas dengan proses negosiasi untuk menaikan plafon utang AS serta kondisi politik di Italia. Partai Republik tetap ingin pemangkasan anggaran sebagai syarat untuk memberikan pendanaan pemerintah dan menaikan plafon utang Paman Sam. Di lain pihak, pasar juga khawatir dengan situasi politik Italia setelah Presiden Napolitano membatalkan konferensi pers untuk mengatasi situasi politik. Ini terjadi setelah kemarin pimpinan sayap kanan Silvio Berlusconi menyerukan rekannya untuk keluar dari parlemen Italia.

Sementara itu, data inflasi Jepang yang dirilis tadi pagi menunjukan masih adanya tantangan bagi Jepang untuk mencapai target inflasi 2% dalam 2 tahun. Inflasi tahunan nasional tumbuh 0,8% namun inflasi tahunan Tokyo -indikasi inflasi mendatang- melambat menjadi 0,2%. Saham Panasonic menguat 0,3% setelah harian Nikkei melaporkan perusahaan akan menjual 80% saham unit perawatan kesehatannya kepada perusahaan investasi AS KKR senilai $1,5 miliar. Saham perusahaan otomotif Jepang akan mendapatkan perhatian khusus setelah 9 perusahaan mengaku melakukan kolaborasi harga dan setuju membayar denda $700 juta. Mitsubishi Electric, Mitsubishi Heavy Industries, Jtekt, dan Hitachi Automotive Systems termasuk perusahaan yang mengaku telah melakukan kolaborasi harga. Nikkei futures kini diperdagangkan 14790; coba menjauhi level tinggi harian 14850 (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search