Proyeksi IMF Picu Kecemasan Eksportir di Bursa KOSPI

Proyeksi IMF Picu Kecemasan Eksportir di Bursa KOSPI

Rabu, 08 Oktober 2014 12:18:18 WIB

Monexnews -

Lantai bursa Seoul - KOSPI terjebak di kisaran negatif pada perdagangan hari Rabu (08/10) akibat terimbas oleh suasana aksi jual di pasar regional setelah Wall Street terkena koreksi tajam lantaran terpicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia.

Isu perlambatan ekonomi global mencuat di pasar Amerika Serikat setelah International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk kali ke-3 tahun ini.

IMF terpaksa harus menurunkan proyeksi pertumbuhan global menjadi 3,8% untuk tahun 2015 dari proyeksi sebelumnya 4% akibat lemahnya ekonomi Eropa dan negara-negara berkembang lainnya. IMF juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan 1 dari 3 negara di zona euro akan kembali memasuki masa resesi.

Sontak laporan tersebut langsung membuat sugesti bahwa perusahaan-perusahaan akan mengalami masa sulit, terutama yang berkelas internasional. Sehingga di lantai bursa Seoul nampak saham-saham berbasis eksportir mengalami koreksi tajam lantaran penurunan proyeksi IMF tersebut memicu kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan Korsel akan mengalami masa resesi, terutama yang bertaraf internasional.

Di lantai bursa KOSPI tercatat saham kelas berat Samsung Electronics dan Hyundai Motor semuanya jatuh lebih dari 2 persen. Sedangkan indeks utama KOSPI tercatat anjlok (-0.39%) dan merosot hingga (-7.71) poin pada kisaran 1965.20.

Sementara laporan lain menyebutkan bahwa kalangan pejabat tinggi Korea Selatan hari ini mengumumkan beberapa langkah untuk melindungi kalangan eksportir dari dampak pelemahan yen belakangan ini.

Langkah kebijakan tersebut termasuk pemotongan biaya asuransi terkait volatilitas nilai tukar, sehingga hal itu diharapkan dapat membantu meningkatkan sentimen pasar.
(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search