Review Wall Street: Dow Ukir Level Terbaik 5-tahun

Review Wall Street: Dow Ukir Level Terbaik 5-tahun

Kamis, 28 Februari 2013 10:25:33 WIB

<span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Penguatan bursa saham Amerika Serikat mencapai puncaknya hari Rabu (27/02). Wall Street kembali mencatat kinerja apik, dipimpin oleh lesatan Dow Jones ke titik terbaik dalam lima tahun terakhir. Dow Jones meraup kenaikan sebanyak 1,26% ke 14,075.37 untuk menjangkau level yang tidak pernah tercapai lagi sejak Oktober 2007. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mencetak hasil positif, dengan penguatan masing-masing sebesar 1,3% dan 1%. Penguatan bursa saham kemarin merupakan lanjutan dari performa bagus yang sudah dicatatkan pada hari Selasa. Pun demikian, performa ketiga indeks cenderung melemah jika dibandingkan awal tahun ini. Baik S&P, Dow Jones maupun Nasdaq kini sudah menguat sebanyak antara 6% dan 7% di dua bulan pertama 2013. Ben S. Bernanke sekali lagi menegaskan pada publik bahwa iklim pelonggaran moneter belum akan selesai. Terlebih program pembelian obligasi atau quantitative easing telah terbukti mampu mengangkat rapor ekonomi Amerika. Salah satu sektor yang berangsur membaik dalam beberapa bulan terakhir adalah perumahan. Rangkaian data yang dirilis kemarin kian membangkitkan optimisme investor terhadap laju perbaikan ekonomi belakangan ini. Asosiasi kontraktor hunian mengumumkan bahwa angka pending home sales bulan Januari naik ke level tertinggi sejak April 2010. Data tersebut muncul satu hari setelah laporan harga dan penjualan rumah Amerika diumumkan, yang angka-angkanya juga lebih baik dari perkiraan analis. Rilis indikator sektor perumahan berhasil menutupi imbas dari laporan produksi barang tahan lama dan jumlah pesanan yang hasilnya beragam. U.S. Census Bureau kemarin menyatakan pesanan durable goods turun $11.8 miliar atau 5.2% di bulan Januari. Namun angka new orders (tidak termasuk transportasi) naik sebesar 1.9% di periode yang sama. Dari luar negeri, kabar positif datang dari hasil lelang obligasi senilai 6,5 miliar Euro di Italia. Kesuksesan lelang tersebut cukup mampu meredam kecemasan pelaku pasar terhadap reputasi buruk negara tersebut sementara waktu. Terlebih lagi masa depan pemulihan ekonomi masih diliputi ketidakpastian karena pergeseran peta politik di Roma pasca pemilu lalu. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search