Rudal Korut Picu Aksi Jual Bursa Korsel

Rudal Korut Picu Aksi Jual Bursa Korsel

Senin, 03 Maret 2014 13:35:21 WIB

Monexnews - Indeks bursa Seoul Kospi berakhir di zona negatif bersama-sama dengan anjloknya lantai bursa Asia lainnya pada perdagangan awal pekan (Senin, 3/3) akibat pesimisme investor terhadap perekonomian di kawasan regional.

Sementara faktor geopolitik juga ikut memanaskan situasi di lantai bursa setelah Korea Utara dikabarkan kembali menembakkan 2 rudal berjelajah pendek ke zona lautnya setelah sebelumnya meluncurkan 4 misilnya. Hal itu sontak turut membebani sentimen pasar dan memicu memanasnya kembali ketegangan di semenanjung Korea.

Selain itu, para pelaku pasar juga di hantui oleh eskalasi ketegangan politik di negara Ukraina yang meningkat setelah militer Rusia dikabarkan sudah menempatkan pasukannya di garis perbatasan dan siap untuk melancarkan agresinya. Dari dalam negeri, para investor juga terpukul oleh data yang rilis hari ini yang menunjukkan aktivitas manufaktur Korsel mengalami degradasi.

Institusi HSBC mencatat bahwa angka manufaktur PMI Korsel merosot hingga ke level 49.8 di Februari dari bulan sebelumnya di angka 50.9. Merosotnya aktivitas menufaktur itu bersamaan dengan melambatnya angka manufaktur dari negeri tirai bambu China yang langsung mengobarkan kecemasan terhadap masalah perlambatan ekonomi global.

Di lantai bursa Seoul, nampak sejumlah blue-chip tergerus seperti Samsung Electronics dan Posco yang masing-masing tumbang hingga lebih dari 1.8 persen. Indeks Kospi (KS11) berakhir di tutup melemah (-0.77%) atau (-15.30) poin pada kisaran 1964.69. Sedangkan indeks Kospi-fut juga ikut terkikis hingga (-0.64%) atau (-1.65) poin pada level 255.85. (dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search