Saham Berjangka AS Melemah Respons Indikasi Perlambatan Ekonomi China

Saham Berjangka AS Melemah Respons Indikasi Perlambatan Ekonomi China

Rabu, 02 Januari 2019 16:25:31 WIB

Indeks saham berjangka AS diperdagangkan lebih rendah pada hari perdagangan pertama tahun baru, karena data ekonomi yang mengecewakan dari China menghambat minat aset berisiko dari investor global.

Sekitar sejam lalu, indeks Dow futures turun 439 poin, menunjukkan pembukaan negatif lebih dari 476 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq juga terlihat relatif suram.

Pergerakan melemah dalam perdagangan pre-market datang setelah survei sektor swasta menunjukkan aktivitas manufaktur di ekonomi terbesar kedua di dunia itu mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam 19 bulan. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Markit China (PMI) untuk Desember turun menjadi 49,7 dari 50,2 pada November.

Data yang lebih lemah dari perkiraan mengikuti survei resmi yang buruk pada output pabrik, menambah kekhawatiran tentang kemungkinan perlambatan ekonomi tahun ini.

Wall Street mengakhiri perdagangan pada 2018 pada hari Senin, dengan semua indeks saham utama mencatat kinerja tahunan terburuk mereka sejak krisis keuangan.

Meskipun ada kenaikan yang kuat pada hari Senin, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average masing-masing turun 6,2 persen dan 5,6 persen, untuk 2018. Kedua indeks mencatat kerugian tahunan terbesar sejak 2008, ketika mereka masing-masing jatuh 38,5 persen dan 33,8 persen.

Nasdaq Composite kehilangan 3,9 persen pada 2018, tahun terburuk dalam satu dekade, ketika turun 40 persen.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search