Sentimen Asia Rontokkan Bursa Eropa

Sentimen Asia Rontokkan Bursa Eropa

Senin, 03 Juni 2013 14:18:48 WIB

Monexnews - Bursa saham Eropa dipaksa memulai sesi pertama bulan Juni 2013 dari level rendah. Kabar soal penurunan aktivitas menufaktur di negara China membuat minat beli investor berkurang di awal pekan. Data final Purchasing Managers' Index HSBC turun ke 49.2, atau lebih rendah dibanding laporan awal dua pekan lalu yang sebesar 49.6. Sementara itu PMI resmi versi pemerintah naik dari 50.6 menjadi 50.8. Fakta ekonomi dari China merontokkan saham-saham Asia dan berdampak buruk terhadap bursa Eropa. Indeks Stoxx 600 turun 0.6% ke 299.02 dan DAX Jerman merosot 0.9% ke 8,270.57. Sementara itu, Indeks CAC 40 Prancis melemah 1% ke 3,911.17 dan FTSE 100 kehilangan 0.7% ke 6,534.38. Data PMI versi HSBC dan sebuah laporan non-manufaktur China hari ini dirilis mengecewakan. HSBC mengumumkan laporan final China Manufacturing Purchasing Managers' Index, di mana angkanya turun menjadi 49.2 di bulan Mei dari catatan bulan April, 50.4. Artinya gairah pelaku manufaktur di China masih rendah karena indeks di bawah 50 mencerminkan kontraksi. Hasil data hari ini berbanding terbalik dengan apa yang diperlihatkan oleh laporan manufacturing PMI resmi sabtu kemarin, di mana angkanya naik dari 50.6 (April) menjadi 50.8. Kenaikan indeks mengejutkan analis pasar, yang sebelumnya justru memprediksi terjadinya penurunan. Ekonom menilai hasil survei manufaktur pemerintah lebih terpusat pada subjek pelaku industri besar, sedangkan HSBC memasukkan skala usaha yang lebih kecil dan perusahaan berorientasi ekspor. "Data HSBC maupun PMI resmi menunjukkan hasil berbeda, namun saya rasa rilis HSBC lebih akurat dalam menyimpulkan kondisi ekonomi terkini," ulas Ekonom ANZ, Raymond Yeung. Ia juga menilai bahwa survei HSBC konsisten dengan indikator lainnya, yakni industrial production dan profit, yang jelas memperlihatkan adanya kendala besar di sektor manufaktur. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search