Sentimen Negatif Hantui Kospi

Sentimen Negatif Hantui Kospi

Selasa, 04 Maret 2014 08:32:20 WIB

Monexnews - Kopsi kembali melemah setelah pada perdagangan kemarin mencatat penurunan harian terburuk dalam satu bulan terakhir akibat ketegangan yang terjadi di Ukraina memberikan sentiment negatif bagi pergerakan bursa global, Selain itu Korea Utara yang dilaporkan meluncurkan dua misil dengan daya jelajah pendek ke arah pantai, kea rah pantai menambah suram sentiment para investor.

Inflasi di Korea Selatan pada bulan Februari melambat dari bulan sebelumnya, harga pangan dan produk pertanian yang stabil menjaga inflasi tetap terkendali. Inflasi year-on-year Korsel pada bulan Februari tumbuh sebesar 1%, lebih lambat dari bulan Januari ketika tumbuh 1,1%. Sementara inflasi bulanan tumbuh 0,3% pada bulan Februari dari bulan sebelumnya ketika tumbuh 0,5%. Indeks harga konsumen di bulan Februari tersebut lebih rendah dari estimasi ekonom sebesar 0,4% Bank of Korea memperkirakan Inflasi akan tumbuh 2,3% pada tahun 2014, setelah pada tahun 2013 tumbuh 1,3%, yang merupakan pertumbuhan inflasi paling rendah dalam 14 tahun terakhir. BoK mempertahankan tingkat suku bunga 2,5% sejak Mei 2013, dan mempertahankan target inflasi 2,5% - 3,5% Spot Kospi saat ini melemah 0,14% menjadi 1961,97. Sementara Kopsi Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 255.65 dengan level terendah harian 254.90, dan tertinggi 255.85 (platform Monex Trader). (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search