Suram, Bursa Regional Terimbas Pernyataan Fed

Suram, Bursa Regional Terimbas Pernyataan Fed

Kamis, 21 Februari 2013 11:03:28 WIB

Monexnews -Pasca rilis hasil notulen Federal Open Market, bursa Asia mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hasil notulen mengindikasikan adanya kecemasan diantara para pejabat bank sentral atas langkah pemberian stimulus. Notulen hasil pertemuan Fed yang terjadi pada bulan Januari mengungkapkan adanya kecemasan pasar bahwa langkah stimulus yang dilakukan saat ini dapat menciptakan ketidakstabilan dalam pasar keuangan dan akan sulit dihapuskan di masa mendatang.

Beberapa pejabat mengatakan bank sentral harus mengubah pola pembelian aset, sementara yang lain berpendapat program pelonggaran masih diperlukan hingga pasar tenaga kerja stabil. Langkah stimulus Fed yang bertujuan untuk menahan suku bunga tetap di level rendah guna menstimulasi ekonomi, telah menjadi faktor penggerak utama yang mendorong pergerakan harga saham dalam beberapa tahun ini. Pasar menjadi sensitif pada berita mengenai adanya kemungkinan perubahan kebijakan.

Imbas dari notulen Fed telah terbukti di pasar valuta dengan mata uang beresiko yang melemah. Aussie melemah ke US$1.0239 dibandingkan dengan US$1.0362 kemarin sore di Asia, sementara dolar menguat terhadap won ke 1,084.6 dari 1,078.50. Dolar terus menguat terhadap yen di Y93.63 dibandingkan dengan Y93.56 hari Rabu malam di New York. Bursa regional juga tersudut oleh notulen Fed, dengan Nikkei -0.8% dan Kospi Korea Selatan -0.5%. Di Tokyo, Sony Corp. turun 1.5% setelah perusahaan meluncurkan Playstation 4. Indeks Hong Kong, Hang Seng turun 1.6%.

Selain terimbas oleh kekhawatiran mengenai kebijakan moneter, bursa Hong Kong juga terbebani oleh kinerja bursa China yang terus terkoreksi sejak hari Senin (18/02). Indeks Shanghai Composite turun 1.8%, melanjutkan pelemahan yang terjadi tiga sesi sebelumnya sebesar 1.4%. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 1.5%, menjauhi level tinggi meski ada reaksi positif atas earnings perusahaan lokal. Qantas Airways naik 4.2% setelah melaporkan perolehan laba yang melambung lebih dari dua kali lipat. Insurance Australia Group melambung 2.8% setelah melaporkan laba yang tiga kali lebih besar dibanding tahun lalu. AMP gain 1.2%. Saham yang terkoreksi di lantai bursa Australia adalah peritel elektronik terbesar berdasarkan pendapatan, Origin Energy yang anjlok 8.6% setelah melaporkan penurunan laba yang melebihi estimasi.

(din)


(din)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search