Tarif AS Segera Berlaku, Mayoritas Bursa Asia Melemah

Tarif AS Segera Berlaku, Mayoritas Bursa Asia Melemah

Jum'at, 07 September 2018 10:55:57 WIB

Bursa Saham Asia mayiritas diperdagangkan melemah di akhir pekan karena para investor mengkhawatirkan penerapan baru tarif AS pada barang China senilai $ 200 miliar bisa diterapkan kapan saja, seiring selesainya proses Public Hearing sebelum tarif diterapkan.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen, setelah sebelumnya mencapai titik terendah sejak pertengahan Juli tahun lalu.

Indeks Nikkei merosot 1 persen, dirusak oleh kenaikan yen dan laporan Presiden AS Donald Trump dapat mempertimbangkan untuk mengevaluasi perdagangan AS dengan Jepang. Kospi melemah 0,57 persen dan Hang Seng teroangkas 0.84 persen.

Ketegangan perdagangan AS-China seputar tarif baru dari AS pada impor Cina senilai $ 200 miliar masih belum mereda seiring usainya Public Hearing sebelum kebijakan diterapkan. Tarif dapat diberlakukan tidak lama setelah itu, meskipun tidak ada jadwal yang jelas.

Kenaikan indeks hanya terjadi di indeks saham blue chip Bursa Shanghai yang berbalik menguat 0,8 persen ditopang kenaikan harga saham health care yang diburu investor setelah sempat terpuruk dalam beberapa bulan akibat skandal vaksin.

Sedangkan bursa saham di negara emerging market masih berada di zona merah karena kekhawatiran pelarian modal menyusul krisis di Argentina dan Turki.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search