Terpengaruh Drama Penyanderaan, Bursa Australia Ditutup Minus 1,4%

Terpengaruh Drama Penyanderaan, Bursa Australia Ditutup Minus 1,4%

Senin, 15 Desember 2014 14:58:31 WIB

Monexnews - Bursa saham Australia ditutup melemah untuk hari ke-5 secara beruntun pada hari Senin (15/12). Sentimen utama hari ini adalah drama penyanderaan warga di sebuah kafe di kota Sydney oleh kelompok yang diduga ekstrimis. Indeks utama S&P/ASX 200 ditutup turun 0.6% ke level 5186.1. Indeks beberapa saat sebelumnya sempat anjlok tajam 1,4% akibat terpengaruh perkembangan kabar perekonomian dari Eropa dan Amerika Serikat. Investor juga menahan aksi beli di tengah penurunan harga minyak dunia. Beberapa saham yang menonjol dalam sesi perdagangan hari ini antara lain: BHP Billiton, ditutup pada level terendah dalam lima tahun terakhir dengan pelemahan sekitar 0,5%. Rio Tinto anjlok 0.3%, memimpin penurunan yang juga diderita perusahaan dari industri yang sama yakni BC Iron (-2,7%) dan Arrium (-2,7%). Nyaris seluruh saham perbankan mengakhiri sesi di zona merah. Sedangkan saham maskapai nasional Qantas merosot 5,4%. Sampai dengan pukul 15.00 WIB, aksi penyanderaan masih terjadi di Kafe Lindt yang terletak di sentra bisnis tersibuk di kota Sydney. Sebanyak 5 orang sandera dilaporkan melarikan diri atau sengaja dilepas oleh pihak teroris namun sebagian besar lainnya masih berada di dalam. Beberapa media menyebut pihak penyandera memiliki 4 bom yang siap diledakkan sewaktu-waktu, di mana 2 di antaranya ditaruh di lokasi distrik bisnis. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan jelas soal tuntutan dan pihak mana yang bertanggungjawab atas aksi ini. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search