Ukraina Memanas Lagi, Asia Tertekan Jelang NFP

Ukraina Memanas Lagi, Asia Tertekan Jelang NFP

Jum'at, 02 Mei 2014 16:59:45 WIB

Monexnews -

Sebagian besar saham Asia masih tertekan di akhir pekan ini (Jumat, 2/5) lantaran pasar terbebani oleh earnings korporasi menjelang dirilisnya data non-farm payrolls AS (NFP) yang bakal menjadi petunjuk bagi para investor. Sementara fokus pasar kembali tertuju ke Eropa Timur akibat Ukraina kembali memanas setelah muncul bentrokan terbaru lagi hari ini sehingga berpotensi meredam minat untuk berisiko (risk appetite). Menurut laporan, Ukraina kembali melancarkan operasi militernya di Jumat untuk mendapatkan kembali kontrol dari kubu separatis pro-Rusia Slovyansk. Sejumlah pemimpin separatist mengklaim telah menembak jatuh empat helikopter milik Ukraina dalam bentrokan itu. Di pasar Asia, bursa Jepang berakhir melemah di akhir pekan, seiring anjloknya saham Sony Corp. setelah muncul profit warning dari perusahaan itu dan akibat sikap wait-and-see dari para investor menjelang data penting tenaga kerja AS. Indeks Nikkei Jepang berakhir ditutup turun (-0.19%) atau (-27.62) poin pada level 14457.51. Sedangkan bursa Seoul juga turut melemah akibat angka nilai jual dari para investor asing di bursa terus bertambah dalam 4 sesi beruntun. Indeks juga terseret turun oleh saham shipbuilders yang berjatuhan setelah laba triwulan I melemah di bawah ekspektasi. Tercatat saham Hyundai Heavy Industries dan Samsung Heavy Industries masing-masing anjlok 3.4% & 1.6%. Indeks Kospi ditutup melemah (-0.12%) dan tergerus (-2.35) poin pada kisaran 1959.44. Namun bursa Hong Kong justru mampu rally berkat optimisme investor terangkat oleh rencana pemerintah China untuk meningkatkan investasinya pada infrastruktur jalur kereta api. Gain bertambah setelah data aktivitas manufaktur PMI dari pemerintah naik di hari Kamis ke level 50.4 di bulan April dari bulan sebelumnya di level 50.3. Data merupakan salah satu indikator guna mengukur bagaimana ekonomi akan berkinerja di kuartal II. Indeks Hang Seng (HSI) berakhir meraih gain +0.57%.


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search