Wall St Anjlok Pasca Serangkaian Data Mixed

Wall St Anjlok Pasca Serangkaian Data Mixed

Rabu, 05 Juni 2013 22:12:41 WIB

Monexnews - Mayoritas saham di Wall Street diperdagangkan melemah seiring investor mencerna beberapa data ekonomi AS yang mixed, di tengah melemahnya sentimen pasar global. Bagaimanapun, pada trader nampaknya masih cenderung menggunakan setiap data ekonomi AS yang lemah untuk menjaga harapan bahwa Federal Reserve tidak akan memperlambat laju pembelian obligasinya.

Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 100 poin, dengan dipimpin oleh saham Alcoa dan Walt Disney. Begitu pula dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite, yang masing-masing harus kehilangan 0,85% dan 0,8%. Sebagian besar sektor kunci S&P tergelincir ke teritori negatif, dengan penurunan terbesar diderita sektor utilitas dan bahan baku.

Laporan

ADP National Employment menunjukkan sektor swasta AS menciptakan 135.000 pekerjaan baru pada bulan Mei, lebih lemah dari ekspektasi 165.000. Data ADP ini dirilis 2 hari sebelum laporan resmi pasar tenaga kerja AS dari pemerintah, yang akan meliputi pekerjaan di sektor swasta dan publik. Pesanan pabrikan AS juga hanya mencatat kenaikan sebesar 1% pada bulan April setelah mencatat penurunan 4,7% pada bulan sebelumnya. Namun angka tersebut masih belum cukup untuk melampaui ekspektasi kenaikan 1,5% dari para ekonom. Sementara laju aktivitas di sektor jasa AS beranjak lebih tinggi pada bulan Mei, dengan naik menjadi 53,7 dari 53,1 pada bulan April, menurut indeks yang dirilis Institute for Supply Management (ISM). Para ekonom sebelumnya memperkirakan PMI non-manufaktur ini hanya akan meningkat ke 53,5. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search