Wall St Kian Terpuruk Pasca Data Sentimen Konsumen AS

Wall St Kian Terpuruk Pasca Data Sentimen Konsumen AS

Jum'at, 27 September 2013 21:29:41 WIB

Monexnews - Mayoritas saham di Wall Street melemah tajam pada hari Jumat, pasca data sentimen konsumen yang lebih lemah dari perkiraan dan seiring memuncaknya kekhawatiran tentang potensi shutdown pemerintahan AS. Dow Jones Industrial Average merosot hampir 100 poin, dipimpin oleh saham Cisco dan IBM. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mencatat kinerja buruk, dengan masing-masing kehilangan 0,6% dan 0,45%.

Data ekonomi AS yang baru saja dirilis Thomson Reuters/Unversity of Michigan menunjukkan estimasi akhir indeks sentimen konsumen masih tertahan di level terendah dalam hampir 5 tahun. Kendati naik menjadi 77,5 pada bulan September dari 76,8 pada bulan sebelumnya, angka tersebut masih lebih rendah dari ekspektasi kenaikan menjadi 78,0. Bagaimanapun, fokus para investor nampaknya masih belum dapat beralih dari perdebatan

anggaran di AS, yang harus disetujui oleh Kongres sebelum 1 Oktober mendatang untuk mencegah penutupan pemerintahan. Yang akan membuat pegawai negeri AS harus berhenti kerja untuk sementara waktu akibat tidak menerima pembayaran dan keterlambatan dalam penggajian personel militer. Namun kebanyakan analis tetap yakin jika kesepakatan akan tercapai pada menit terakhir, mengingat para anggota parlemen tidak akan mungkin mengambil resiko apapun yang dapat berdampak terhadap pemilu Kongres tahun 2014.

Kongres AS juga masih dihadapkan pada masalah plafon hutang, yang harus segera ditingkatkan untuk memungkinkan Departemen Keuangan memperoleh pinjaman dana untuk melunasi hutang jatuh tempo.

Dari sisi

earnings, BlackBerry pada hari Jumat mengumumkan kerugian kuartal ke-2 yang mencapai hampir $1 milyar, yang mencakup writedown atas stok smartphone Z10 yang tidak terjual. Pada awal pekan ini BlackBerry juga telah menandatangani kesepakatan tentatif untuk diakuisisi oleh sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Fairfax Financial. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search