Wall St. Naik Untuk Pekan Kelima, Dow Dan S&P 500 Di Rekor Tertingginya

Wall St. Naik Untuk Pekan Kelima, Dow Dan S&P 500 Di Rekor Tertingginya

Sabtu, 22 November 2014 04:50:16 WIB

Monexnews - Bursa saham AS menguat ke rekor tertinggi baru, berikan indeks Standard & Poor 500 untuk penguatan mingguan yang kelima, seiring munculnya optimisme terhadap ekonomi global setelah bank sentral China dan Eropa sinyalkan langkah-langkah stimulus tambahan.

Indeks S&P 500 naik sebesar 0.5% menjadi 2,063.46, mengurangi reli sebelumnya yang mencapai 0.9%. Indeks

Dow Jones Industrial Avergae melonjak 90.48 poin, atau 0.5% menjadi 17,809.48. Indeks Nasdaq Composite akhiri sesi dengan naik 11.10 poin, atau 0.2% di 4,712.97.

"Pasar hari ini dipengaruhi oleh laporan yang kuat tentang

suku bunga dari Asia dan laporan yang kuat tentang komentar Draghi dari Eropa," kata Michael James, yang seorang direktur di perusahaan perdagangan ekuitas di Wedbush Securities Inc. " Ada aliran positif yang datang ke bisnis AS. Lonjakan di Wall Street angkat semua indeks utamanya."

Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa dia akan melakukan pada apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan inflasi, walaupun dengan menyesuaikan ukuran, kecepatan dan komposisi dari pembelian aset, katanya di Frankfurt.

Pasar ekuitas global memperpanjang penguatanya setelah China pangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Juli 2012. The People Bank of China menurunkan suku bunga deposito dan biaya pinjaman untuk tingkat setahun, dengan perubahan yang akan efektif mulai hari Sabtu besok, menurut situs mereka.

Kecemasan bahwa pemulihan ekonomi di AS sampai Eropa dan Jepang yang gagal untuk memicu inflasi telah dikutip oleh para bankir bank sentral di seluruh dunia sebagai bentuk pembenaran untuk upaya stimulus yang berkepanjangan.

Indeks S&P 500 telah rebound sebesar 11% sejak turun ke level terendah dalam lebih dari enam bulan di bulan Oktober seiring data ekonomi dan laporan earnings yang lebih baik dari perkiraan yang telah menopang kepercayaan bahwa ekonomi AS mampu bertahan dari pelemahan global walaunpun Federal Reserve akhiri pembelian obligasi.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search