Wall St Rally Menjelang Rapat FOMC

Wall St Rally Menjelang Rapat FOMC

Rabu, 30 Oktober 2013 01:01:47 WIB

Monexnews - Mayoritas saham di Wall Street diperdagangkan menguat pada hari Selasa menjelang dimulainya pertemuan kebijakan 2 hari Federal Open market Committee. Beberapa laporan earnings yang relatif positif juga turut mendukung mood investor. Sementara serangkaian data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi semakin memperkuat harapan bahwa bank sentral AS akan mempertahankan laju program stimulus tidak berubah sampai tahun depan.

Dow Jones Industrial Average melonjak hampir 100 poin dengan dipimpin oleh saham Pfizer dan Home Depot. Kinerja kuat juga diperlihatkan S&P 500 dan Nasdaq Composite, dengan masing-masing mengumpulkan 0,4% dan 0,15% sejauh ini.

Federal Reserve dijadwalkan untuk memulai rapat pada hari Selasa dan mengumumkan keputusan kebijakan mereka pada hari Rabu. Para pembuat kebijakan bank sentral AS diperkirakan secara luas masih akan mempertahankan laju pembelian $85 milyar obligasi per bulan sampai setidaknya bulan April tahun 2014.

Dari sisi earnings,

Apple berhasil melampaui ekspektasi laba meskipun merilis proyeksi margin kotor untuk kuartal berjalan di bawah perkiraan analis. Selain sukses membukukan laba di atas ekspektasi, raksasa minyak BP juga mengumumkan kenaikan dividen kuartalan sebesar 5% dan rencana penjualan $10 milyar aset mereka selama 2 tahun ke depan. Sementara penurunan 2% dalam penjualan global masih belum membendung Pfizer untuk mencatat laba kuartalan yang lebih tinggi dari ekspektasi.

Dari sisi fundamental, beberapa data ekonomi utama AS yang dirilis hari ini secara tak terduga memperlihatkan angka yang lemah. Laporan Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan

ritel merosot 0,1% pada bulan September, yang mementahkan ekspektasi kenaikan 0,4%. Indeks harga produsen AS juga mencatat penurunan pertama sejak bulan April, dengan melemah 0,1% pada bulan September. Indeks kepercayaan konsumen AS juga anjlok menjadi 71,2 pada bulan Oktober dari 80,2 pada bulan lalu, sebagai dampak dari shutdown pemerintah AS pada awal bulan. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search