Wall Street Ambruk Atas Ketakutan Pada Eskalasi Ukraina

Wall Street Ambruk Atas Ketakutan Pada Eskalasi Ukraina

Rabu, 06 Agustus 2014 04:00:43 WIB

Monexnews -

Wall Street kembali di landa aksi jual, mengapus pergerakan rebound pada hari Senin dan mengirim indeks patokan ke level terendah sejak bulan Mei, seiring saham perusahaan energi merosot dan meningkatnya kecemasan atas meningkatnya ketegangan di Ukraina.

Ketakutan bahwa Federal Reserve mungkin akan naikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan di tengah tanda-tanda terbaru bahwa ekonomi dapatkan kekuatannya juga termasuk salah satu latar belakang yang masih ada dalam mempengaruhi pergerakan pasar.

Indeks S&P 500 di tutup turun 18.78 poin, atau 1% di 1,920.21. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 139.81 poin, atau 0.8%, menjadi 16,429.47. Indeks Nasdaq Composite melemah 31.05 poin, atau 0.7%, menjadi 4,352.84.

Pasar sedang gelisah, kata Lou Shanduk, seorang direktur di perusahaan ekuitas Stifel Nicolaus & Co., di Baltimore. Anda dapatkan Menteri Polandia Sikorski yang berbicara tentang pasukan Rusia yang bersiap untuk berikan tekanan atau invasi ke Ukraina dan itu menyebabkan semua pembeli perlu sembunyi pada perdagangan kali ini.

Presiden

Vladimir Putin memerintahkan pemerintahnya untuk menyiapkan respon terhadap sanksi dari AS dan Eropa di tengah Polandia memperingatkan bahwa adanya penumpukan terbaru pada tentara Rusia di perbatasan Ukraina yang telah meningkatkan momok untuk kemungkinan terjadinya invasi.

Putin tidak menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa dia akan mundur atas Ukraina sejak AS dan Uni Eropa memperketat sanksi pada pekan lalu. Indeks S&P 500 memperpanjang kerugiannya setelah Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan bahwa Rusia telah memulihkan kesiapan tempurnya di perbatasan Ukraina. Dia tidak berikan indikasi bahwa serangan sudah dekat.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search