Wall Street Tergelincir Untuk Hari ketiga Setelah Laporan Indeks Jasa

Wall Street Tergelincir Untuk Hari ketiga Setelah Laporan Indeks Jasa

Selasa, 07 Januari 2014 05:19:00 WIB

Monexnews -

Bursa saham AS turun untuk hari ketiga, penurunan beruntun terpanjang untuk indeks Standard & Poor 500 untuk memulai tahun sejak 2005, setelah laporan dari industri jasa yang pertumbuhannya lebih lambat dari perkiraan.

Indeks S&P 500 tergelincir sebanyak 0.3% menjadi 1,826.77 pada pukul 04.00 wib di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah sebanyak 44.89 poin, atau 0.3% menjadi 16,425.10.

Hari ini perdagangan hanya bersifat bolak-balik dengan naik sedikit dan turun sedikit, kata Donald Selkin yang merupakan seorang analis pasar di National Securities Corp. Saya pikir kita hanya berjalan datar sampai kita melihat hasil minutes the Fed dan laporan kerja pada hari Jumat. The ADP Research Institute akan melaporkan perubahan jumlah pekerja pada hari Rabu dan juga laporan minutes dari pertemuan the Fed pada tanggal 17 18 Desember. Departemen tenaga kerja akan berikan laporan tingkat pengangguran dan angka penerimaan kerja bulan lalu padah hari Jumat. Indeks utama AS telah melemah sebanyak 0.5% pada pekan lalu seiring investor menjual saham mereka setelah indeks mencetak penguatan tahunan terbesar dalam lebih dari sedekade. Indeks S&P 500 melonjak sebesar 30% di tahun 2013, itu adalah kinerja terbaik sejak tahun 1997. Bursa saham sebelumnya memangkas pelemahannya setelah analis dari Blackstone Group LP s, Byron Wien perkirakan pertumbuhan ekonomi AS akan mencapai lebih dari 3% untuk tahun 2014. Wien, yang menjadi wakil ketua unit jasa konsultasi di Blackstone, mengatakan 10 kejutan dalam daftar tahunan bahwa pertumbuhan ekonomi akan di atas 3% pada tahun ini. Dia memprediksi bahwa indeks S&P 500 akan menguat sekitar 20% di tahun 2014 setelah koreksi tajam (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search