Wall Street Dibuka Melemah

Wall Street Dibuka Melemah

Selasa, 12 Agustus 2014 21:11:29 WIB

Monexnews -

Saham AS berjangka bergerak datar setelah 2 hari berturut-turut mengalami penguatan, dimana perkembangan situasi Ukraina dan Timur tengah masih membayangi sentimen para investor.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah tipis -0.04% di level 16,509, sementara S&P500 futs turun -0.01% ke level 1,932.00 dan Nasdaq futures terkerek naik 0.05% diperdagangkan di level 3,907.00 sejauh ini.

Laporan earnings korporat yang positif serta bukti pemulihan ekonomi secara keseluruhan masih menjadi penopang bursa saham sejak awal tahun, namun di pertengahan Juli, sentimen para investor terhambat oleh kecemasan geopolitik serta kekhawatiran berakhirnya kebijakan pelonggaran moneter The Fed. Indeks Dow Jones telah melemah -3.3% sejak level rekor tinggi pada 16 Juli lalu.

Di Eropa, sentimen ekonomi Jerman selama bulan Agustus ambruk ke level terendah nya sejak Desember 2012. Jerman merupakan negara ekonomi terbesar di zona Euro dan memiliki hubungan dagang yang erat dengan Russia, sehingga para pelaku pasar cemas terhadap potensi kerenggangan ekonomi dengan Russia terkait konflik Ukraina akan mengancam laju pemulihan ekonomi zona Euro.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada laporan retail sales AS pada hari Rabu, kenaikan penjualan ritel seharusnya akan menopang rebound laju GDP AS yang signifikan pada Q2 lalu ke level 4.0% dibanding kontraksi -2.1% pada Q1. Data lain yang ditunggu antara lain indeks inflasi harga produsen, industrial production yang akan dirilis minggu-minggu ini.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search