Wall Street Dibuka Melemah

Wall Street Dibuka Melemah

Jum'at, 11 April 2014 20:54:20 WIB

Monexnews -

Indeks saham AS berjangka dibuka melemah lanjutkan pelemahan tajam sesi sebelumnya, diikuti kejatuhan indeks komposit Nasdaq terutama saham sektor teknologi dan bioteknologi.

Katalis negatif lainnya antara lain laporan earnings Q1 JPMorgan Chase yang mengecewakan, ditambah kenaikan laju inflasi tahunan AS yang memberikan sedikit ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga rendah nya.

Meski fundamental secara keseluruhan relative baik, namun komitmen The Fed untuk menghentikan stimulus QE di akhir tahun ini secara perlahan membebani trend bullish market yang telah berlangsung dalam 5 tahun terakhir ditopang kebijakan QE.

Jika kita pertimbangkan awal dari bull market Wall Street dimulai pada 9 Maret 2009 ketika saham AS menyentuh level low krisis keuangan, semenjak itu

Saham teknologi Nasdaq dan emiten biotech telah mengguat masing-masing sebesar 254% dan 281%. Sementara indeks homebuilders S&P500 menguat 256% dalam periode yang sama.

Memang cukup jelas bahwa The Fed masih melakukan pembelian obligasi yang signifikan sehingga masih banyak likuiditas tersedia, namun penyediaan likuiditas tersebut kemungkinan hanya tersisa untuk beberapa bulan lagi. Kepanikan para pelaku pasar kemungkinan akan semakin memuncak di semester kedua, karena akhir dari suntikan likuiditas QE bukan lagi bersisa beberapa bulan , namun dalam hitungan minggu.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah -0.58% di level 16,017, sementara S&P500 futs turun -0.42% ke level 1,819.25 dan Nasdaq futures melorot -0.25% diperdagangkan di level 3,472.75 sejauh ini.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search