Wall Street Kembali Cetak Rekor Tertinggi Baru

Wall Street Kembali Cetak Rekor Tertinggi Baru

Selasa, 11 November 2014 04:58:29 WIB

Monexnews - Bursa saham AS menguat, dengan indeks Standard & Poor 500 memperpanjang rekor tertinggi sepanjang masanya, seiring investor mengamati earnings perusahaan dan berspekulasi bahwa ekonomi cukup kuat untuk bertahan dari perlambatan global.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 39.65 poin, atau 0.23%, menjadi 17,613.58, indeks S&P 500 menguat 6.33 poin, atau 0.31%, menjadi 2,0383.25 dan Nasdaq Composite melejit 19.08 poin, atau 0.41%, menjadi 4,651.62.

"Data ekonomi di kuartal ketiga yang menunjukkan ekonomi cukup stabil, kita yang terus melihat

minyak di bawah $80, konsumen yang merasa lebih percaya diri, dan suku bunga rendah, itu semua adalah kombinasi yang bekerja baik untuk saham." kata Mark Kepner, seorang trader ekuitas di Themis Trading LLC di New Jersey. "Bank sentral juga cukup akomodatif pada apa yang mereka telah katakan dan itu tampaknya telah bekerja."

Perusahan AS menambahkan 230,000 pekerja di bulan Oktober, di laporkan oleh ADP Research Institute pada pekan lalu. Tingkat pengangguran secara tak terduga turun ke level terendah enam tahun, walaupun lebih banyak orang yang memasuki angkatan kerja. Pada awal bulan ini, The Bloomberg Consumer Comfort Index naik ke level tertinggi kedua sejak tahun 2008, seiring minyak WTI turun kebawah $80 untuk pertama kalinya sejak 2009. Indeks S&P 500 telah rebound sebanyak 9.4% dari level terendah enam bulan pada tanggal 15 Oktober di tengah laporan perusahaan yang lebih baik dari perkiraan dan data ekonomi yang mengindikasikan ekonomi cukup kuat untuk bertahan dari setiap dampak dari perlambatan global dan berakhirnya pembelian obligasi oleh

Federal Reserve. Indeks pada pekan lalu naik 0.7% untuk kenaikan pekan ketiga beruntun dan ditutup di rekor tertinggi paa tanggal 7 November.

Reli pekan lalu "dirayakan oleh fundamental-fundamental" seperti earnings dan data ekonomi yang menunjukkan "berlanjutnya" ekspansi, kata John Stoltzfus, kepala analis di Oppenheimer & Co.

Cisco Systems Inc. dan Wal-Mart Stores Inc. adalah termasuk perusahaan di S&P 500 yang akan melaporkan earnings pada pekan ini. Dari mereka yang telah memposting earnings sejauh ini, sebanyak 80% kalahkan estimasi untuk laba dan 60% untuk penjualan, berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg.

"Belum ada tekanan untuk penurunan dan orang-orang sedang menunggu pijakan naik lainnya pada saat ini," ujar Herbert Perus, kepala ekuitas di Raiffeisen Capital Management di Vienna. "Salah satu berita perusahaan yang dapat jadi pemicu pergerakan bursa saham pada pekan ini dengan laporan kuartalannya adalah Cisco Wal-Mart."

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search