Wall Street Melemah 4 Hari Beruntun

Wall Street Melemah 4 Hari Beruntun

Jum'at, 27 Maret 2015 04:10:27 WIB

Monexnews - Bursa saham AS kembali melemah pada hari Kamis dan mencatat penurunan dalam empat hari beruntun menyusul gejolak geopolitik yang terjadi di Timur Tengah jelang musim laporan earning perusahaan. Serangan militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman memberikan memukul sentimen investor, bursa global mengalami aksi jual, sementara aset-aset save haven mengalami penguatan. Duta Besar Arab Saudi untuk AS, Adel al-Jubeir, mengatakan serangan tersebut merupakan bagian dari oeprasi koalisi regional untuk menyelamatkan pemerintahan Yaman. Yaman terus bergejolak setelah pembontak Houthi mengambil alih kekuasaan di Sanaa, ibu kota Yaman, pada bulan Februari lalu. Jelang pembukaan perdagangan, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan penurunan klaim tunjangan penganguran dalam sepekan yang berakhir 21 Maret sebanyak 9.000 klaim menjadi 282.000 klaim. Angka tersebut lebih baik dari perkiraan ekonom sebesar 291.000, dan merupakan level terendah sejak bulan awal Februari lalu. Indeks Dow Jones sempat melemah lebih dari 100 poin pada awal perdaganagn sebelum berhasil memangkas penurunan dan ditutup 40,31 poin lebih rendah dari atau -0,23% menjadi 17.678,23. Indeks S&P 500 melemah 4,90 poin atau -0,24% menjadi 2.056,15, dan Nasdaq kembali turun 13,16 poin atau -0,27% menjadi 4.863,36, setelah pada perdagangan Rabu mencatat penurunan harian terbersar sejak bulan April 2014. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search