Wall Street Melemah Dua Hari Beruntun

Wall Street Melemah Dua Hari Beruntun

Kamis, 07 Mei 2015 05:54:29 WIB

Monexnews - Setelah sempat menguat pada pembukaan, bursa saham AS berakhir melemah dua hari beruntun pada hari Rabu, investor bereaksi terhadap kenaikan yield obligasi serta penguatan harga minyak jelang data tenaga kerja AS hari Jumat. Sebelum rilis data dari Departemen Tenaga Kerja tersebut, ADP pada hari Rabu melaporkan sektor swasta AS menambah tenaga kerja sebanyak 169.000 di bulan April, jauh di bawah ekspektasi analis sebesar 200.000.

Data terpisah menunjukkan penurunan produktivitas di kuartal pertama, sementara biaya tenaga kerja meningkat, sebuah dinamika yang dapat membebani laba perusahaan-perusahaan AS. Data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS tersebut menunjukkan produktivitas -1,9%, sementara biaya tenaga kerja naik 5%. Penurunan produktivitas lebih rendah dari ekspektasi ekonom sebesar -1,8%, sementara ekspektasi kenaikan biaya tenaga kerja sebesar 4,5%.

Tekanan jual semakin meningkat setelah Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, mengatakan nilai valuasi saham cukup tinggi.

Indeks S&P 500 turun 9,30 poin atau 0,5% menjadi 2.080,16. Indeks Nasdaq Composite melemah 19,68 poin, atau 0,4% menjadi 4.919,64. Indeks Dow Joens yang sempat merosot tiga digit berhasil memangkas penurunan, dan ditutup kehilangan 86,22 poin atau 0,5% menajdi 17.841,98. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search