Wall Street Susul Pelemahan Bursa Global

Wall Street Susul Pelemahan Bursa Global

Jum'at, 17 April 2015 21:59:19 WIB

Monexnews - Bursa saham AS melemah tajam pada perdagangan terakhir pekan ini, menyusul bursa Asia dan Eropa, Yunani kembali memberikan sentimen negatif, sementara pelaku pasar juga melihat regulasi baru perdagangan China yang membuat bursa berjangka China dan Hong Kong merosot.

Yunani menjadi fokus setelah Managing Director IMF, Christine Lagarde, mengatakan tidak akan mengijinkan Yunani menunda pembayaran utang. PM Yunani, Alexis Tsipras, pada hari Kamis kemarin mengatakan ia sangat optimis akan mencapai kesepakatan dengan para krediturnya pada akhir April. Sementara hari ini Menteri Keuangan Yunani, Yanis Varoufakis, akan bertemu dengan Menteri Keuangan AS, Presiden ECB, dan Pejabat IMF.

Securities Association of China akan mempermudah manajer investasi untuk mengambil posisi short dan akan meningkatkan jumlah saham yang bisa dijual oleh investor. Langkah tersebut diperkirakan diambil guna meredakan rally bursa saham.

Data yang dirilis dari AS hari ini menunjukkan inflasi dan inflasi inti naik 0,2% di bulan Maret dari bulan sebelumnya, sementara sentimen konsumen naik menjadi 95,9 di bulan ini, dari bulan Maret sebesar 93,0.

Indeks Dow Jones merosot 1,41% menjadi 17850,66, S&P500 melemah 1.08% menjadi 2082,24, dan Nasdaq memimpin penurunan sebesar 1,48% menjadi 4933,87. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search