Wall Street Terseret Sektor Energi & The Fed

Wall Street Terseret Sektor Energi & The Fed

Kamis, 29 Januari 2015 04:53:43 WIB

Monexnews - Bursa saham AS melemah terseret sektor energi yang melanjutkan pelemahan setelah harga minyak mentah AS berada di level terendah sejak Maret 2009. Minyak melemah serelah Energy Information Administration melaporkan persediaan minyak naik 8,87 juta barel menjadi 406,7 juta barel, merupakan level tertinggi sejak EIA mulai mengumpulkan data pada bulan Agustus 1982.

Sektor energi yang terdiri dari berbagai perusahaan mencatat penurunan 3,9%. Apple Inc. dan Boeing Co. masing-masing menguat 5,7% dan 5,4% setelah melaporkan laba lebih baik dari estimasi.

Sementara itu Federal Open Market Committee tetap menyatakan "bersabar" dalam menaikkan suku bunga, dan meningkatkan outlook ekonomi dan pasar tenaga kerja AS. Meski menyatakan mengantisipasi berlanjutnya penurunan inflasi dalam jangka pendek, namun The Fed masih membuka peluang kenaikan suku bunga lebih cepat jika data-data ekonomi AS khususnya pasar tenaga kerja dan inflasi menunjukkan peningkatan di atas estimasi bank sentral AS tersebut.

Sempat menguat 97 poin dan melemah 198 poin, indeks Dow Jones akhirnya ditutup melemah 195,84 poin atau 1,1% menjadi 17191,37. S&P 500 turun 27,39 poin atau 1,4% menjadi 2002,16, dan Nasdaq kehilangan 43,50 poin atau 0,9% menjadi 4637,99. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search