Data Pekerjaan Australia Memperkuat Tekanan Bearish AUDUSD

Data Pekerjaan Australia Memperkuat Tekanan Bearish AUDUSD

Kamis, 12 Februari 2015 10:09:51 WIB

Monexnews - AUDUSD berpotensi besar memperpanjang penurunan untuk 3 hari berturut-turut setelah laporan ketenagakerjaan Australia yang lebih buruk dari estimasi. Yang memicu spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia akan kembali memangkas tingkat suku bunga dalam pertemuan kebijakan berikutnya. Pada awal bulan ini RBA secara mengejutkan telah menurunkan tingkat suku bunga ke rekor terendah 2,25%, dan memperingatkan tentang resiko berlanjutnya pelemahan ekonomi. Bank sentral juga pada pekan lalu telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi untuk tahun 2015.

Sementara penurunan harga minyak mentah dalam 3 hari terakhir juga masih akan menghadirkan tekanan pada mata uang terkait komoditas, termasuk Dollar Australia.

Di sisi teknikal, bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break secara konsisten di bawah area 0.7650. Yang akan memicu momentum bearish lebih lanjut untuk menguji level terendah dalam hampir 6 tahun di area 0.7625, sebelum mengincar area 0.7550. Sebaliknya, resistensi terdekat berada di area 0.7685. Clear break di atas area tersebut bisa memicu skenario koreksi bullish, seiring stochastic dan RSI yang telah oversold, menuju area 0.7720. MA-21 di sekitar area 0.7765 akan bertindak sebagai resistensi selanjutnya. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search