Minyak Cenderung Bearish Menjelang Laporan Persediaan AS

Minyak Cenderung Bearish Menjelang Laporan Persediaan AS

Selasa, 28 April 2015 09:36:48 WIB

Monexnews - Harga 'emas hitam' berpotensi kembali tertekan dalam perdagangan hari Selasa seiring investor mengalihkan fokus dari gejolak geopolitik di Yaman ke laporan persediaan AS, yang diprediksi masih akan menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut. Hingga pekan yang berakhir 18 April, cadangan minyak mentah AS telah mencatat kenaikan 15 pekan beruntun. American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk melaporkan data pasokan minyak AS setelah bel penutupan perdagangan hari Selasa, sedangkan angka resmi baru akan dirilis Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam. Sentimen pelemahan harga minyak turut diperkuat oleh pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi, yang pada hari kemarin mengatakan siap menambah jumlah pasokan minyak ke China jika dibutuhkan. Di samping itu, investor juga cenderung meningkatkan kewaspadaan dalam mengambil posisi menjelang dimulainya rapat kebijakan Federal Reserve AS pada hari ini. Di sisi teknikal, mengacu dari grafik 4-jam, bias masih bearish meskipun tetap dibutuhkan break konsisten di bawah area 55.70 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 55.05 sebelum mengincar area MA-100 di sekitar 54.40. Pada sisi sebaliknya, area 56.65 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Dengan stochastic dan RSI yang terlihat mulai oversold, break kembali di atas area tersebut seharusnya bisa memicu skenario koreksi bullish menguji ulang area 57.50 (fibo 23,6% dari 107.65-42.01) atau bahkan area 58.30. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search