Kekhawatiran Oversupply di AS dan Potensi Pelemahan Harga Minyak

Kekhawatiran Oversupply di AS dan Potensi Pelemahan Harga Minyak

Senin, 19 November 2018 10:16:30 WIB

OPEC yang dipimpin oleh Arab Saudi telah mengisyaratkan akan kembali menjalankan program pemangkasan output. Hal ini mampu menopang penguatan harga minyak pada hari ini dan membukukan penguatan selama empat hari beruntun.

Meski begitu, kekhawatiran akan berkurangnya permintaan yang merupakan dampak dari ketidakstabilan ekonomi global masih berpotensi membayangi penguatan harga minyak. Ketegangan hubungan dagang antara AS-China yang masih berlangsung hingga kini dinilai telah memberi dampak yang cenderung negatif pada perekonomian global.

Selain itu kekhawatiran oversupply dari AS juga masih berpotensi menekan harga minyak. Pasalnya pada akhir pekan lalu Baker Hughes melaporkan bahwa total rig aktif AS kini sudah mencapai 888 dan mencetak rekor terbanyak sejak Maret 2015.

Secara teknikal, penguatan harga minyak akan tertahan oleh resisten terdekat di 57.75. Selama tidak menembus resisten tersebut, pelemahan harga minyak akan menguji support terdekat di level 56.20. Jika mampu sentimen pemangkasan output dari OPEC mendominasi pergerakan, maka penguatan setelah menembus resisten 57.75 akan mengincar area 58.70 sebelum ke level psikologis 60.00.

Support: 56.20 - 55.40 - 54.50
Resisten: 57.75 - 58.70 - 60.00


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search