Potensi Penurunan Harga Minyak Selama di Bawah 54.25

Potensi Penurunan Harga Minyak Selama di Bawah 54.25

Jum'at, 01 Februari 2019 11:14:17 WIB

Berbagai sentimen yang terjadi sampai hari ini berpotensi menjadi katalis penggerak harga minyak. Informasi terbaru mengenai bahwa Energy Information Administration (EIA) menargetkan akan meningkatnya produksi minyak di AS hingga 13 juta barel per hari di tahun 2020. Hal ini menjadi sentimen pelemahan harga minyak pada sesi perdagangan sebelumnya.

Selain itu, rilis data manufaktur China versi Caixin berpotensi menjadi katalis penurunan harga minyak. Pasalnya, selama bulan Januari Caixin mencatat bahwa aktivitas manufaktur China hanya tumbuh di angka 48.3. Lebih rendah dari perkiraan di angka 49.5 dan lebih rendah dari bulan Desember di angka 49.7. Kekhawatiran adanya perlambatan ekonomi di China berpotensi membuat harga tertekan.

Di samping itu, sanksi pengetatan ekspor di Venezuela yang berdampak pada pemangkasan produksi tampaknya juga akan menjadi perhatian. Pasalnya hal ini terjadi di tengah program pemangkasan output minyak dari OPEC dan Rusia.

Secara teknikal, harga emas berpotensi tertekan pada hari selama harga bergerak di bawah 54.15 dengan menguji support terdekat di level 53.40. Tembus level tersebut pelemahan mengincar 53.00. Sebaliknya, jika harga tembus ke atas 54.15 peluang penguatan akan menguji resisten 54.50.

Support: 53.40 - 53.00 - 52.30
Resisten: 54.15 - 54.50 - 55.10


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
1 KOMENTAR
Takdir siregar
1 February 2019, 03:31:04 PM
Sanfat bermanfaat untuk evaluasi pasar uang
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search