Perang Dagang Berpotensi Kembali Tekan Harga Minyak

Perang Dagang Berpotensi Kembali Tekan Harga Minyak

Kamis, 09 Mei 2019 10:25:07 WIB

Meski semalam Energy Information Administration (EIA) melaporkan adanya pengurangan persediaan minyak mentah AS yang signifikan, namun hal ini tidak membuat harga minyak bergerak menguat dan cenderung bergerak melemah. Eskalasi perang dagang antara AS-China yang dikhawatirkan kembali terjadi tampaknya menjadi sentimen penggerak harga minyak.

Semalam, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan tetap menaikkan tarif impor kepada China sebesar 25% karena Trump menilai China masih melanggar kesepakatan yang merugikan AS. Kekhawatiran terus meningkat setelah Trump juga mengatakan bahwa dia tidak masalah jika perang dagang ini terus berlanjut karena dirinya melakukan itu atas dasar pembelaan untuk melindungi perekonomian AS.

Perang dagang turut menjadi katalis penggerak harga minyak karena ini menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang berdampak pada berkurangnya permintaan terhadap minyak mentah.

Potensi pelemahan harga minyak selanjutnya jika mampu tembus 61.10, maka harga berpeluang besar lanjut melemah mengincar area 60.60. Resisten terdekat di 62.10 dan selama bergerak di bawah level tersebut, harga minyak berpotensi melemah.

Support: 61.10 - 60.60 - 60.00
Resisten: 62.10 - 62.40 - 62.80


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search