Tertekan Outlook Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Turun ke $57.34

Tertekan Outlook Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Turun ke $57.34

Selasa, 09 Juli 2019 11:30:15 WIB
Harga minyak bergerak turun pada awal perdagangan hari Selasa ke level $57.34 per barel di tengah kekhawatiran atas outlook untuk permintaan setelah adanya sinyal terbaru menunjukkan bahwa ketegangan dagang internasional telah menyeret turun perekonomian global, meskipun adanya potensi konflik di Timur Tengah yang tawarkan berikan dukungan pada harga minyak.

Harga minyak telah berada di bawah tekanan dibalik masih berlangsungnya kekhawatiran terhadap permintaan karena perang dagang AS-China, yang menuju tahun kedua, yang telah meredam prospek untuk pertumbuhan ekonomi global, yang sangat berdampak terhadap pertumbuhan permintaan minyak. Kedua negara adalah konsumen terbesar di dunia.

Data pada hari Senin menunjukkan bahwa pesanan mesin inti Jepang turun ke level terendah dalam hampir delapan bulan, ini merupakan sebuah sinyal bahwa ketegangan dagang global telah memukul investasi perusahaan.

Sementara itu pada hari Selasa, pemerintah Jepang juga merilis data yang menunjukkan bahwa upah riil di negaranya turun untuk lima bulan beruntun. Jepang adalah negara konsumen terbesar keempat di dunia.

Dari Iran, mereka pada hari Senin mengancam akan hidupkan kembali sentrifugal yang tidak aktif dan meningkatkan pengayaan uranium menjadi 20% dalam sebuah langkah yang dapat mengancam lebih lanjut perjanjian nuklir tahun 2015 yang telah Washington cabut tahun lalu.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search