Indeks Nikkei Berpeluang Naik Karena Lemahnya Mata Uang Yen

Indeks Nikkei Berpeluang Naik Karena Lemahnya Mata Uang Yen

Senin, 22 Juli 2019 11:00:22 WIB
Indeks Nikkei bergerak naik pada awal perdagangan pekan ini, terbantu oleh lemahnya mata uang Yen, yang disebabkan kuatnya sentimen dolar setelah komentar para anggota The Fed pada akhir perdagangan pekan lalu.

James Bullard, Presiden Federal Reserve St. Louis, pada pidatonya mendukung kesiapan The Fed memotong suku bunga sebesar 0.25%, tetapi nampak tidak menyetujui bila terjadi pemotongan agresif lebih jauh. Sedangkan, Eric Rosengren, Presiden Federal Reserve Boston, mengemukakan keberatannya bila The Fed melakukan pemotongan suku bunga pada pertemuan FOMC mendatang, yang akan diumumkan pada 1 Agustus 2019.

Kedua tokoh tersebut juga merupakan anggota dari Federal Open Market Committee, dan dari kedua pernyataan tersebut, para pelaku pasar menarik kesimpulan bahwa Suku bunga acuan AS hanya kan dipotong sebesar 0.25%, dan pemotongan yang lebih agresif masih rendsah peluangnya dalam tahun ini, menguatkan dolar AS.

Indeks Nikkei berpotensi naik menguji level 21450, bila mata uang yen berlanjut melemah. Fokus pasar pada pidato Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda, yang berpidato di hadapan International Monetary Fund jam 22:00 WIB malam nanti. Bila pidato Kuroda bernada dovish untuk yen, berpotensi dukung indeks Nikkei naik lebih jauh.

Level Support : 21250 - 21100 - 20955
Level Resisten : 21450 - 21560 - 21675
(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search