Meningkatnya Aktivitas Rig AS Berpotensi Bebani Harga Minyak Jangka Pendek

Meningkatnya Aktivitas Rig AS Berpotensi Bebani Harga Minyak Jangka Pendek

Senin, 20 Januari 2020 09:49:06 WIB
Setelah sempat melonjak dipembukaan perdagangan hari Senin karena laporan terhentinya produksi minyak di dua pangkalan minyak milik Libya karena blokade militer, harga minyak kini berpotensi bergerak turun jika pasar mempertimbangkan kenaikan aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu.

Secara teknikal, harga minyak akan bergerak turun selama harga masih tertahan di bawah level indikator moving average 100 dan 200 di dalam grafik 4 jam.

Untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 58.40, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan ke 57.70 sebelum menguji support kuat di 56.65. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 59.85, menembus ke atas dari zona tersebut berpeluang memicu kenaikan lanjutan ke 60.50 sebelum membidik resisten kunci di 61.40.

Level support : 58.40 - 57.70 - 56.65
Level resisten : 59.85 - 60.50 - 61.40
(Faisyal)
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search