Harga Minyak Berpotensi Turun di Tengah Maraknya Sentimen Negatif

Harga Minyak Berpotensi Turun di Tengah Maraknya Sentimen Negatif

Kamis, 13 Februari 2020 09:42:28 WIB
Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah laporan terbaru bahwa korban yang terkena virus Korona di Wuhan, tingginya cadangan minyak mentah AS dalam laporan EIA semalam serta OPEC yang mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan minyak akan turun 230.000 barel per hari di tahun ini untuk menjadi 990.000 barel per hari.

Namun, selama masih masih terjaganya ekspektasi adanya pengurangan produksi tambahan dari OPEC+, maka penurunan harga minyak berpeluang terbatas dan dapat bergerak naik.

Secara teknikal, harga minyak berpeluang bergerak bearish jika harga menembus dan konsisten di bawah level 50.40 yang merupakan level indikator moving average 50 di dalam grafik 4 jam.

Untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 51.00, menembus ke bawah dari level tersebut berpeluang memicu penurunan lanjutan ke 50.40 sebelum membidik support kuat di 49.60. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 52.00, menembus ke bawah dari level tersebut berpeluang memicu kenaikan lanjutan ke 52.60 sebelum membidik resisten kuat di 53.40.

Level support : 51.00 - 50.40 - 49.60
Level resisten : 52.00 - 52.60 -53.40
(Faisyal)
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search